Skip to content
Home » A-Z Ziarah Kubur Dalam Islam PDF DOWNLOAD

A-Z Ziarah Kubur Dalam Islam PDF DOWNLOAD

A-Z ZIARAH KUBUR DALAM ISLAM
📘 Tajuk Buku A Z Ziarah Kubur Dalam Islam
👤 Pengarang BukuFirman Arifandi
🖨️ Jumlah Halaman30
👁️ Jumlah Pengunjung

 94 total views,  1 views today

🌐 BahasaIndonesia
📥 Download bukuTautan Direct Download PDF
🛒 Dapatkan buku nyataKlik untuk buku nyata dari Amazon

A-Z Ziarah Kubur Dalam Islam oleh Firman Arifandi

A-Z ZIARAH KUBUR DALAM ISLAM

Apa Itu Ziarah Kubur?

Kata ziarah dan kubur dalam bahasa kita sebenarnya adalah serapan dari bahasa arab dengan kata dan penggunaan yang sama, maka tentunya sudah ada definisi yang serupa dalam istilah ini.

Definisi

Kata Ziarah secara etimologi berasal dari bahasa arab “zaara – yazuuru – ziyarotan yang bermakna قصده atau berkehendak mendatangi atau berkunjung ke suatu tempat.

Maka istilah ziarah kubur bisa diartikan mengunjungi kuburan dari kerabat, kawan, saudara, atau siapapun baik kuburan yang muslim atau kafir. Umumnya, kaum muslimin melakukan ziarah kubur untuk mendoakan yang meninggal, mengenangnya, serta melakukan tafakur atas hikmah kematian.

Dalil Ziarah Kubur

Dari Buraidah bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya aku dulu telah melarang kalian untuk berziarah kubur. Maka (sekarang) ziarahlah karena akan bisa mengingatkan kepada akhirat dan akan menambah kebaikan bagi kalian dengan menziarahinya. Barangsiapa yang ingin berziarah maka lakukanlah dan jangan kalian mengatakan ‘hujran’ (ucapan-ucapan batil).” (HR. Muslim)

Imam Ash-Shan’ani menjelaskan bahwa Hadits ini menunjukkan tentang disyariatkannya ziarah kubur dan menjelaskan tentang hikmah yang terkandung padanya yaitu untuk mengambil pelajaran, mengingat akhirat dan motivasi dalam mengarungi kehidupan dunia yang fana. Jika pada ziarah kubur tak ada hikmah tersebut maka bukan ziarah yang disyariatkan.

Abu Hurairah berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berziarahlah kalian ke kuburan, karena sesungguhnya hal itu dapat mengingatkan kalian pada kehidupan akhirat.” (HR. Ibnu Majah)

Dari lafadz hadist ini bisa difahami bahwa ziarah kubur bertujuan untuk mengingatkan kita kepada kehidupan akhirat, yang dengan demikian kita termotivasi untuk mempersiapkan bekal-bekal penting selama di dunia. Tentunya hal ini diperbolehkan dalam agama, karena dunia ini hanya sementara dan merupakan tempat mengumpulkan amalan shaleh untuk bekal di akhirat kelak.

Diriwayatkan dari Aisyah bahwa ia berkata: “Bagaimana yang harus aku ucapkan wahai Rasulullah, yaitu dalam ziarah kubur?” Beliau menjawab: “Ucapkanlah, salam sejahtera pada penduduk makam ini dari kaum beriman dan muslimin. Semoga Allah mengasihi orang-orang yang terdahulu dari kalian dan kami serta orang-orang yang terkemudian. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul bersama kalian.” (HR. Muslim)

Untuk membaca lebih lanjut tentang A Z Ziarah Kubur Dalam Islam buku klik butang download untuk mendapatkannya secara percuma

Laporkan tautan rosak
Sokong laman web ini

Klik disini untuk laman web yang sama sekali berbeza*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *