Skip to content
Home » Ibadah Haji Rukun Islam Kelima PDF DOWNLOAD

Ibadah Haji Rukun Islam Kelima PDF DOWNLOAD

IBADAH HAJI RUKUN ISLAM KELIMA
📘 Judul Buku Ibadah Haji Rukun Islam Kelima
👤 Pengarang BukuAhmad Sarwat
🖨️ Jumlah Halaman67
👁️ Jumlah Pengunjung

 181 total views,  1 views today

🌐 BahasaIndonesia
📥 Download bukuTautan Direct Download PDF
🛒 Dapatkan buku nyataKlik untuk buku nyata dari Amazon

Ibadah Haji Rukun islam Kelima oleh Ahmad Sarwat

IBADAH HAJI RUKUN ISLAM KELIMA

Ibadah haji dan umrah adalah dua jenis ibadah yang memiliki banyak persamaan dalam beberapa hal, namun sekaligus juga punya banyak perbedaan yang prinsipil dalam beberapa hal yang lain. Kita akan awali buku ini dengan membahas satu persatu tentang pengertian haji dan umrah. Kita bahas dimana letak persamaan dan perbedaan antara keduanya, serta bagaimana keduanya disyariatkan di dalam agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

▪ Pengertian Haji

Kita mulai terlebih dahulu dengan pengertian haji, karena yang merupakan rukun Islam adalah ibadah haji.

▪ Bahasa

Secara bahasa, kata haji bermakna al-qashdu, yang artinya menyengaja untuk melakukan sesuatu yang agung. Haji juga bermakna mendatangi sesuatu atau seseorang. Dikatakan hajja ilaina fulan artinya fulan mendatangi kita. Dan makna rajulun mahjuj adalah orang yang dimaksud.

▪ Istilah

Sedangkan secara istilah syariah, haji berarti : Mendatangi Ka’bah untuk mengadakan ritual tertentu. Ada juga yang mendefinisikan sebagai : Berziarah ke tempat tertentu, pada waktu tertentu dan amalan-amalan tertentu dengan niat ibadah. Dari definisi di atas dapat diuraikan bahwa ibadah haji tidak terlepas dari hal-hal berikut ini :

▪ Ziarah :

Yang dimaksud dengan ziarah adalah mengadakan perjalanan (safar) dengan menempuh jarak yang biasanya cukup jauh hingga meninggalkan negeri atau kampung halaman, kecuali buat penduduk Mekkah.

▪ Tempat tertentu :

Yang dimaksud dengan tempat tertentu antara lain adalah Ka’bah di Baitullah Kota Makkah Al-Mukarramah, Padang Arafah, Muzdalifah dan Mina.

▪ Waktu tertentu :

Yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bahwa ibadah haji hanya dikerjakan pada bulan-bulan haji, yaitu bulan Syawal, Dzulqa’dah, Dzulhijjah.

▪ Amalan Tertentu :

Yang dimaksud dengan amalan tertentu adalah semua yang termasuk ke dalam perbuatan rukun haji, wajib haji dan sunnah seperti tawaf, wuquf, sa’i, mabit di Mina dan Muzdalifah dan amalan lainnya.

▪ Dengan Niat Ibadah :

Semua itu tidak bernilai haji kalau pelakunya tidak meniatkannya sebagai ritual ibadah kepada Allah SWT

Perbedaan Haji dan Umrah

Lantas apa perbedaan antara ibadah haji dan ibadah umrah?

Setidak-tidaknya ada empat perbedaan utama antara ibadah haji dan ibadah umrah. Dan untuk lebih detail tentang perbedaan haji dan umrah, bisa kita rinci menjadi :

Haji Terikat Waktu Tertentu

Ibadah haji tidak bisa dikerjakan di sembarang waktu. Dalam setahun, ibadah haji hanya dikerjakan sekali saja, dan yang menjadi intinya, ibadah haji itu harus dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu saat wuquf di Arafah, karena ibadah haji pada hakikatnya adalah wuquf di Arafah.

Maka seseorang tidak mungkin mengerjakan ibadah haji ini berkali-kali dalam setahun. Ibadah haji hanya bisa dilakukan sekali saja. Dan rangkaian ibadah haji itu sudah dimulai sejak bulan Syawwal, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah.

Untuk membaca lebih lanjut tentang Ibadah Haji Rukun Islam Kelima buku klik butang download untuk mendapatkannya secara percuma

Laporkan tautan rosak
Sokong laman web ini

Klik disini untuk laman web yang sama sekali berbeza*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *